Postingan

Brownies

Gambar
Sepertinya saya perlu menulis tentang brownies ini. Makanan yang awalnya coba-coba aku bikin untuk memberi cemilan sehat buat anak-anakku, sehat sekaligus hemat, lambat laun menjadi awal keberanianku memulai usaha kuliner. Iya semua berawal dari brownies. Setiap selesai bikin brownies, pasti saya upload di laman facebook. Bukan untuk promo, hanya untuk seneng-seneng aja, eh pamer ding, bisa bikin brownies ke warga facebook. Ternyata ajang pamerku membuahkan hasil, banyak yang penasaran dengan rasa brownies yang aku buat, kok anak-anakku lahap bener makan browniesnya. Akhirnya mereka bilang ke aku, "bikinin dong, nanti aku beli." Aku dengan senang hati mengabulkan permohonan mereka dong. Alhamdulillah setelah berhasil dengan brownies, dan banyak yang mereview kalau browniesku spesial banget rasanya, aku jadi makin percaya diri, buat eksekusi resep-resep di google dan juga di youtube. Pernah gagal, sering dong ga cuma pernah, menyerah, tidak ada dalam kamusku. Keasyikan baking ...

Aku dan Profesiku

Aku seorang guru sekolah dasar di sebuah yayasan di kotaku. Sesuai dengan ijazah yang aku kantongi, dari sekolah pendidikan guru, sebelum meraih gelar sarjana beberapa tahun berikutnya. Awal cita-citaku bukan menjadi seorang guru. Dulu ketika masih bocah aku bercita-cita menjadi seorang pemimpin. Pemimpin yang menyeru tentang keadilan. Sungguh di kepalaku saat aku masih bocah, sering banget aku mengkhayal tengah berorasi menegakkan keadilan.  Entah keadilan tentang apa, aku begitu berapi-api menyampaikan pendapatku, dan di khayalku dulu begitu banyak orang-orang di depanku berteriak-teriak, hebat Diah, hebat Diah. Ternyata keliaran anganku sudah dimulai sejak masih bocah. Menjadi guru merupakan amanah bagiku, menjadi guru menggenapkan keinginan ayahku. Iya, ayahku yang membisikkan kata-kata, bahwa menjadi guru itu mulia. Dari lima bersaudara, tiga putra ayahku menjadi guru, kakak lelaki dan kakak perempuan lalu aku. Tersenyumlah ayah di sana, melihat anakmu benar menjadi guru, sepe...

Uma Naya Diary

Hai ini tulisanku di Blog baru yang aku bikin, dulu banget aku sudah pernah bikin blog tapi ga tau kemana blog saya itu. Aku adalah seorang Ibu dari empat orang anak, dua perempuan dan dua laki-laki. Seorang ibu yang mulai tahun lalu memutuskan untuk menjadi single mom bagi anak-anakku. Keputusan yang sulit, yang banyak memunculkan tudingan miring tentang aku karena keputusanku. Keluarga yang tadinya terlihat harmonis di luar, ayem tentrem loh jinawi, akhirnya kandas. Masalah orang ketiga atau masalah ekonomi, itu pertanyaan yang sering urung diutarakan untuk mendapat jawaban dari keterkejutan mereka akan keputusanku. Pertanyaan-pertanyaan mereka akhirnya terjawab ketika bapaknya anak-anak memulai kunjungannya ke banyak teman-temanku, saudaraku bahkan mantan bosku dulu ketika aku masih lajang. Aku tak akan menjelaskan di sini. Karena semua yang aku alami ini adalah juga aib terhebat keluargaku, terutama bagi anak-anakku. Cukup teman dunia nyata dan beberapa teman maya yang tahu, tapi t...