Uma Naya Diary

Hai ini tulisanku di Blog baru yang aku bikin, dulu banget aku sudah pernah bikin blog tapi ga tau kemana blog saya itu.

Aku adalah seorang Ibu dari empat orang anak, dua perempuan dan dua laki-laki. Seorang ibu yang mulai tahun lalu memutuskan untuk menjadi single mom bagi anak-anakku.

Keputusan yang sulit, yang banyak memunculkan tudingan miring tentang aku karena keputusanku.
Keluarga yang tadinya terlihat harmonis di luar, ayem tentrem loh jinawi, akhirnya kandas.

Masalah orang ketiga atau masalah ekonomi, itu pertanyaan yang sering urung diutarakan untuk mendapat jawaban dari keterkejutan mereka akan keputusanku.

Pertanyaan-pertanyaan mereka akhirnya terjawab ketika bapaknya anak-anak memulai kunjungannya ke banyak teman-temanku, saudaraku bahkan mantan bosku dulu ketika aku masih lajang.

Aku tak akan menjelaskan di sini. Karena semua yang aku alami ini adalah juga aib terhebat keluargaku, terutama bagi anak-anakku. Cukup teman dunia nyata dan beberapa teman maya yang tahu, tapi tak usah dunia luas mengetahuinya.

Hanya yang kugaris bawahi sekarang adalah, "hiduplah untuk menjadi bermanfaat dan diberkahi Allah, syukuri semua yang kita punya, dan berjuanglah sekuat tenaga,  pasrahkan hasilnya dengan lantunan doa, lalu biarkan tangan Allah bekerja untuk kita."

Karena bermimpi itu fitrah manusia, tapi raihlah semuanya dengan tindakan nyata. Menghalu selamanya ternyata juga menguras tenaga, pikiran dan juga harta. Kalau sudah hilang akal logika hilang juga harta, itu yang aku lihat dan alami ketika hidup dengan bapaknya anak-anakku.

Bahagiakah aku ketika menjadi single parent. Bahagia banget, itu kata sahabat-sahabatku. Iya aku akui, aku bahagia. Meski tidak menutupi kenyataan bahwa kadang sekali aku sangat lelah.

Bagaimana ketika lelah tengah menjajahku, aku tidur, aku berhenti dari semua aktivitasku. Ketika tidur belum berhasil mengembalikan semangatku aku menulis, pergi jalan-jalan dengan teman-temanku atau aku memasak.

Sejujurnya aku melakukan semua kegiatan kadang dengan membabi buta hanya untuk membunuh waktu. Sehingga ketika raga ini kurebahkan di pembaringan tak membutuhkan waktu lama untuk segera terpejam. 

Jadi tak ada drama tentang pikiran melayang-layang tak tentu arah. Meski nyatanya setelah terlelap sejenak, tengah malam terbangun lalu tak kunjung bisa merem lagi.

Mengapa aku membuat blog ini, sebenarnya keinginan membuat blog lagi itu sudah kepikiran dari lama. Akan tetapi karena begitu banyak kesibukan aku, maka baru kusempatkan sekarang ini. 

Akan kuisi apa blog saya ini, tentunya aku akan menuliskan banyak hal tentang yang aku sukai. Yang jelas aku akan menuliskan tentang aku sendiri, tentang anak-anakku, sahabat-sahabatku, pekerjaanku, hobiku, dan juga semua hal tentang keseharianku. Sesuai dengan URL blog aku kan umanayadiary.

Exited banget, dengan blog aku kali ini semoga bisa istiqomah menulis di sini. Syukur-syukur nanti tulisanku bisa menginspirasi teman-teman perempuan dan menjadi jejak digital yang bisa menjadi ladang amal jariyah untukku, saat aku tak lagi bisa merangkai diksi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku dan Profesiku

Brownies